Selasa, 06 Agustus 2013

MENJADI BIKER SEJATI





Mari kita tetapkan hati menjadi biker sejati. Biker sejati bukan hanya bisa mengucapkan kata Brotherhood saja, tapi menjalani istilah tersebut dalam kesehariannya di jalanan ketika mengendarai sebuah motor. Tidak menganggap bahwa aspal hitam itu tanah nenek moyangnya sehingga seenak hati tarik gas saja. Mau ngebut di jalan raya silahkan cuma lihat dulu kondisi dan situasinya bagaimana.

Di jalan raya memang perlu pendewasaan, enggak arogan, enggak melihat merk dan jenis motornya , enggak melihat bendera clubnya, tidak sombong dan selalu rendah hati. Menjadi biker sejati memang tidak semudah merangkai kata menjadi kalimat sehingga akhirnya menjadi sebuah artikel. Paling tidak tanamkan di dalam hati bahwa kita akan menjadi biker sejati.

Sabtu, 03 Agustus 2013

RUMUS DAN TATA CARA TOURING MOTOR

 
 
 
Touring menggunakan sepeda motor secara bersama-sama merupakan salah satu kegiatan para bikers. Kegiatan berkendara menuju tempat yang jauh. 
Untuk lebih menyatukan komando, maka perlu digunakan aturan atau tata tertib dalam berkendara berjamaah atau touring konvoi. Penggunaan aturan baik itu kode-kode serta tata cara dalam berkonvoi perlu dipahami oleh para bikers. Agar perjalanan dapat berjalan lancar dan tiba dengan selamat.

Berikut ini sedikit pengetahuan tentang Rumus dan Tata Cara Touring yang saya ambil dari fanpage Divisi Humas Mabes Polri.

Hand Code (Kode Tangan)
  • Gunakan hanya tangan kiri
  • Acungan jempol ke atas = konfirmasi tanda siap berangkat; atau salam brotherhood
  • Satu jari = bentuk barisan konvoi menjadi satu kolom
  • Dua jari = bentuk barisan konvoi menjadi dua kolom
  • Lima jari = konvoi bubar untuk kembali bergabung setelah melewati rintangan (macet)
  • Jari mengepal = siap-siap berhenti (hanya untuk stop point)
  • Menunjuk arah = siap-siap berbelok ke arah yang ditunjuk
Foot Kode (Kode Kaki)
  • Turunkan kaki kiri = menunjukan adanya lubang di sebelah kiri
  • Turunkan kaki kanan = menunjukan adanya lubang di sebelah kanan
  • Turunkan kedua kali = menunjukan jalanan rusak, bergelombang, marka melintang, rel kereta api
Horn Code (Kode Klakson)
  • Bunyi panjang = konfirmasi siap berangkat (hanya sweeper); tanda klotur putus (hanya sweeper); tanda konvoi sudah kembali komplit setelah terputus (hanya sweeper)
  • Bunyi berulang sering = permintaan emergency stop
  • Bunyi pendek dua kali = salam brotherhood
Aturan Dasar
  • Motor dalam keadaan baik secara keseluruhan
  • Mental dan fisik biker maupun boncenger dalam keadaan fit secara keseluruhan
  • Patuhi semua standar SAFETY RIDER
  • Datang tepat waktu baik di start point ataupun di meeting point
  • Masuk dalam klotur (kelompok touring) yang telah ditentukan.
Tata Cara Pemberangkatan
Berlaku untuk setiap pemberangkatan baik dari start point dan setiap stop point (check point, emergency stop, dll) yang ditentukan oleh RC (road captain)
  • RC memberikan tanda siap berangkat dengan menghidupkan mesin motornya danemposisikan motornya sebagai RC (terdepan)
  • Peserta mengikuti dengan membentuk barisan 1 (satu) kolom dan ditutup oleh Sp (sweeper)
  • RC memberikan tanda akhir siap berangkat (lihat hand code) diikuti oleh peserta yang sudah siap
  • Sp memberikan tanda konfirmasi siap berangkat kepada RC (lihat horn code).
Tata Cara Konvoi
  • Dibagi dalam beberapa klotur dengan maksimum peserta 10 motor per klotur
  • Tidak membentuk garis lurus dengan motor didepannya
  • Posisikan motor lebih ke kanan atau ke kiri terhadap motor didepan untuk memberikan jarak menghindar bila terjadi pengereman mendadak
  • Atur jarak aman sesuai kecepatan
  • Pastikan kecepatan tidak melebihi 60 kpj
  • Tidak melanggar lampu merah
  • Teruskan pesan hand code (kode tangan) dan foot code (kode kaki) kepada peserta dibelakang
  • Nyalakan lampu penerang jalan (lampu dekat)
  • Hidupkan lampu hazard (opsional)
  • Tidak menggunakan lampu strobo ataupun flip-flop
  • Tidak menggunakan sirine ataupun pengeras suara
  • Tidak membunyikan klakson terhadap hal yang tidak perlu atau sudah diwakili oleh RC
  • Tidak saling mendahului
  • Pendengaran tetap dominan terhadap kondisi sekitar
  • Usahakan selalu dan tetap tenang
  • Tidak meninggalkan peserta yang mengalami masalah (troble) dijalan
Tata Cara di Lampu Lalu Lintas (Lalin) atau di Persimpangan
  • RC mengurangi kecepatan terutama saat lampu menyala kuning untuk menghindari putusnya konvoi
  • Tetap dalam konvoi kecuali ditentukan lain oleh RC
  • Tidak menerobos lampu merah sekalipun konvoi harus terputus
Tata Cara Konvoi Terputus
  • Sp memberikan pesan horn code (kode klakson)
  • RC mengurangi kecepatan
  • Setelah bebas dari hambatan, peserta yang terputus bersama Sp
  • mengejar konvoi dalam kecepatan aman max. 80 kpj
  • Setelah semua bergabung kembali Sp kembali memberikan horn code
Tata Cara Menghalau Penyusup
  • Maksimalkan jarak motor dengan motor didepannya sesuai kecepatan
  • Berikan tanda dan berikan jalan untuk mendahului kepada calon dan penyusup
  • Sp berusaha mengeluarkan penyusup dengan cara-cara yang baik
Tata Cara Peserta Mengalami Masalah
  • Peserta berikan tanda darurat mohon berhenti jika memungkinkan
  • RC memberhentikan konvoi
  • Sp advice RC bila tidak mengetahui
  • Sp atau salah satu peserta memberi tanda kepada klotur berikut
  • Tidak meninggalkan peserta dijalan dalam situasi apapun
  • Tidak meninggalkan peserta sendirian atau lebih baik lagi pending klotur
Bila terjadi kecelakaan minor injured :
  1. Sp memberikan tanda kepada klotur berikutnya untuk tidak berhenti
  2. Korban dirawat sementara
  3. Bawa korban ke balai pengobatan terdekat bila perlu
Bila terjadi kecelakaan major injured :
  1. Parkir semua motor di lokasi aman (ditunggui salah satu peserta bila perlu)
  2. Semua peserta mengamankan TKP dan atur lalin
  3. Sp memberikan tanda kepada klotur berikutnya
  4. Evakuasi dipimpin langsung oleh RC
  5. RC broadcast berita dan
  6. Wajib stop touring
Bila terjadi mogok :
  1. Klotur emergency stop
  2. RC cari bengkel terdekat bila tidak bisa ditangani peserta
  3. Antar dan kawal motor ke bengkel terdekat.

 Copy dari : http://www.rider-system.net

MANFAAT NITROGEN PADA BAN MOTOR

Ban adalah salah satu komponen penting pada kendaraan bermotor. Kualitas dan kuantitas yang mengisi ban tersebut juga penting untuk diperhatian. Beberapa orang awam yang belum tahu manfaat angin nitrogen, menganggap mengisi angin ban dengan nitrogen hanya membuang- buang uang, toh isi sama- sama angin. Tapi perlu di ketahui, dengan harga yang memang sedikit lebih mahal dari angin biasa, manfaat nya ternyata banyak bro.

Manfaat Nitrogen pada Ban Motor

Beberapa kelebihan angin nitrogen:
- Stabil saat ditikungan :)
Dengan menggunakan nitrogen, maka tekanan angin ban akan menjadi lebih stabil. Hal ini dikarenakan partikel molekul nitrogen lebih besar dari molekul oksigen. Sehingga dengan begitu lebih sulit untuk keluar dari pori-pori ban.
- Handling nyaman (kecuali pake ban cacing) :D
Telapak ban ke permukaan jalan lebih lebar (merata) hal ini membuat kendaraan lebih stabil dan mudah di kendalikan. Tentunya berkendara lebih aman dan nyaman baik di kondisi jalan kering maupun basah.
- Temperatur ban Ademmm (maknyess)
Suhu nitrogen lebih rendah dari oksigen. Dengan menggunakan angin nitrogen suhu udara dalam ban menjadi lebih stabil. Dalam perjalanan jauhpun suhu ban tetap stabil, sehingga terhindar dari resiko ban meledak karena kepanasan.

- Umur ban lebih Awet
Beberapa pabrik ban juga berpendapat bahwa penggunaaan angin nitrogen pada ban bisa meningkatkan umur ban hingga 25 %. Dengan suhu yang stabil, umur ban tentunya akan meningkat. Ban tidak mudah memuai dan benjol karena suhu yang tinggi. Jika menggunakan oksigen dapat menyebabkan karet ban menjadi cepat tua dan keras karena proses oksidasi. Apalagi kalau ditambah dengan kualitas karet ban yang kurang baik.
- Anti karat :D
Karena oksigen mengandung air juga dapat membuat velg berkarat, terutama velg standard yang terbuat dari besi. Sedangkan nitrogen dapat menjaga velg agar tetap awet dan terawat.
- Tidak bau kentut :D
Ciri lain dari nitrogen adalah tidak berbau. Jadi saat ban dibuka juga tidak berbau. Sedangkan ban yang menggunakan oksigen akan memiliki kondisi dalam ban lembab/basah. Sehingga saat angin dari dalam keluar maka akan tercium bau busuk.
- Hemat Angin :P
Dengan menggunakan nitrogen, maka tekanan angin ban akan menjadi lebih stabil. Hal ini dikarenakan partikel molekul nitrogen lebih besar dari molekul oksigen. Sehingga dengan begitu lebih sulit untuk keluar dari pori-pori ban. Jadi tidak perlu sering- sering isi angin.
Lumayan banyak kan manfaat angin nitrogen, buat juragan yang ingin berpindah dari angin oksigen ke angin nitrogen, sekarang banyak stand- stand yang melayani pengisian angin nitrogen.  murah cuma 10rb (set depan-belakang)
Lakukan pengisian di bengkel maupun stand yang berpengalaman ya.. :D
Semoga bermanfaat ^_^



Senin, 29 Juli 2013

BAGI-BAGI TAKJIL DI TAMAN BUNGKUL SURABAYA

Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kepada Allah SWT atas terlaksananya pembagian takjil gratis oleh HONDA VERZA INDONESIA CLUB (HVIC) pada hari Sabtu 27 Juli 2013. 

Pelaksanaan takjil gratis ini bertempat di Taman bungkul. Sebanyak 300 takjil telah dibagikan untuk para pengendara bermotor yang melintas di jalan raya darmo dan masyarakat sekitar. Pelaksanaannya sendiri berjalan dengan lancar dan aman. 

Acara ini terselenggara atas kerja sama antara anggota Honda Verza Indonesia Club (HVIC) Surabaya dan para donatur. Semoga di tahun depan akan bisa lebih banyak lagi takjil yang akan dibagikan.


Minggu, 14 Juli 2013

BAGI-BAGI TAKJIL GRATIS DI BAMBU RUNCING SURABAYA



   Sekitar 70-an anggota Club Motor Surabaya, HVIC (HONDA VERZA INDONESIA CLUB) dan HCCS (HONDA CBR CLUB SURABAYA) menggelar acara bagi-bagi takjil di tepatnya di depan Monumen Bambu Runcing, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (13/7) sore.



                                                  HCCS (HONDA CBR CLUB SURABAYA)



     HVIC (HONDA VERZA INDONESIA CLUB) SURABAYA


Akibat dari acara ini, sejumlah pengguna jalan, seperti pengendara motor, bus, bemo, serta beberapa angkutan umum terpaksa berhenti mendadak.

Satu per satu pengguna jalan tersebut mendapat jatah takjil dari para anggota club.

Meski tidak membuat kemacetan, acara bagi-bagi takjil terlihat meriah. Pun begitu, sejumlah pengguna jalan juga menyambutnya dengan suka cita, meski harus berhenti beberapa saat.





Priyo selaku Penasihat Club Motor HVIC, juga mengatakan kalau tujuan digelarnya acara ini, untuk mendekatkan diri kepada Masyarakat. "Ini bertujuan untuk menepis anggapan bahwa Club Motor identik dengan geng motor," katanya.


Acara Bagi takjil gratis ini disponsori juga oleh TELKOMSEL dan disiarkan di stasiun TV Surabaya yaitu Surabaya TV serta dimuat di Koran Harian Bangsa.
























Rabu, 10 Juli 2013