Jumat, 16 Agustus 2013

PEMAKAIAN TEPAT MEMAKAI BAN "TUBELESS"



Barangkali,  banyak pemilik sepeda motor belum paham pemakaian ban tubeless.  Masih ada yang punya penafsiran keliru, katanya tubeless lebih baik. ”Bukan begitu. Semua tergantung penggunaannya. Tidak selamanya ban tubeless lebih bagus, kalau pemakaiannya salah, justru merugikan. Ada beberapa yang direkomendasikan pakai ban tubeless,”.
Satu lagi yang menurut banyak orang salah kaprah, yakni ban tubeless tidak bisa bocor. Yang benar adalah ban tubeless tidak langsung kempes kalau terkena "ranjau". Sebaiknya langsung dibawa ke tukang tambal ban.

 
Berikut beberapa tips untuk membantu Anda memilih, pakai tubeless atau tidak:

1. Ban tubeless lebih keras dibanding ban biasa karena struktur lapisan karet lebih tebal dan padat. Jika Anda sering melewati jalan rusak atau tidak rata, lebih baik menggunakan ban biasa. Memaksa pakai tubeless justru dalam jangka waktu tertentu, pelek dan ban cepat rusak karena benturan. ”Lihat motocross, mana ada yang pakai ban pacul tubeless?”.


2. Ban tubeless lebih cocok dipakai di perkotaan dengan jalan mulus. Untuk bermanuver atau menikung, ban ini lebih ”nge-grip” dan stabil pada kecepatan tinggi. Beda dengan ban biasa yang enak dipakai pada jalanan padat dan macet yang butuh selap-selip.

3. Ban tubeless hanya bisa dipasangkan untuk pelek racing, lebih cocok lagi  peleknya butuh ban tapak lebar. Pelek jari-jari hanya bisa untuk ban biasa.

4. Lihat juga jenis sepeda motor. Bebek atau skutik sebenarnya lebih cocok menggunakan ban biasa, karena bobot ban tubeless akan jauh mengurangi performa. Beda dengan sepeda motor sport yang tenaganya sudah jauh lebih besar.

5. Pertimbangkan harga. Kalau tidak terlalu menjadi kebutuhan, ban tubeless yang lebih mahal ketimbang ban biasa lebih baik dihindari. Karena menggunakan ban biasa pun  banyak nilai lebihnya. Rata-rata, beda harga antara ban biasa dengan tubeless antara 30-50persen. Misalnya ban IRC tube type (biasa) ukuran 70/90-14 Rp 110 ribu, sementara Tubeless dengan ukuran sama dibanderol Rp 155 ribu. Lalu ban Corsa semi-slick ukuran 90/80-17 biasa Rp 156 ribu,  tubeless Rp 216 ribu.
Pilihan kini kembali ke Anda. Tidak ada salahnya mencoba ban tubeless. Selain lebih tahan bocor, juga stabil untuk kecepatan tinggi, tapi umurnya lebih pendek karena biasanya menggunakan compound lebih lunak. Ban biasa pun juga oke, selain murah, lebih awet dan lincah, meski harus waspada ketika tiba-tiba ranjau paku menyerang.

Kamis, 15 Agustus 2013

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN MOTOR FAIRING


 Motor Berfairing alias memiliki tudung yang menutupi bagain mesin secara keseluruhan memang lebih digemari ketibang motor naked aka telanjang dimana mesin motor terlihat. Tetapi dibalik semua itu ada plus minus tersendiri bagi motor berfairing dibanding motor naked. Berikut ulasanya

* (+) Terkesan sporty

Iyalah, karena balap jalan aspal alias road racer paling terkenal seperti MotoGP, WSBK hingga level Kejurnas Supersport-Superbike menggunakan motor berfairing. Jadi tidak ada jalan lain bagi mereka penggemar motor sport bila ingin meniru gaya sporty paling pas ya memilih motor berfairing

* (+) Mesin Terlindungi

Mungkin bagi sebagian kalangan fairing motor dianggap sebagai pemanis semata. Tetapi fungsi fairing meskipun untuk penggunaan harian juga berguna melindungi mesin dari kerusakan. Terutama pada bagian radiator yang amat rawan bila terkena benturan.

* (+) Menambah kesetabilan dan membantu pendinginan mesin

Fairing tak ubahnya sayap pada mobil F1. Fairing berfungsi mengalirkan udara ke mesin dan radiator untuk pendinginan, sekaligus unsur desain aerodinamis juga berfungsi membelah angin untuk menambah kesetabilan dan downforce

* (+) Membuat motor terkesan lebih besar

Mesin pada motor tanpa radiator ataupun berkonfigurasi baik inline 2 silinder ataupun 1 silinder membuat mesin terlihat kecil dan kopong. Dengan adanya fairing motor akan terlihat lebih kekar dan lebar.

* ( – ) Bagian dalam mesin sulit dibersihkan

Yah seperti layaknya baju jacket. Untuk membersihkan bagian dalam motor, fairing perlu dilepas dan konon prosesnya tidak mudah dan jika tidak benar bisa membuat lecet fairing tersebut.

* ( – ) 75% penampilan motor ada di fairing

Fairing memang menambah yahud penampilan motor, tetapi jika fairing tersebut lecet atau kotor penampilan motor langsung terlihat kurang sedap dipandang. Yah itu dia, fairing memang bak pisau bermata dua.

* ( – ) Menyulitkan manufer dan berpengaruh pada grown clearence

Apex fairing berada begitu rendah. Akibatnya grown clearence motor begitu rendah. Jalan berbatu ataupun polisi tidur menjadi resiko sekaligus musuh besar bagi pengguna motor berfairing.








Untuk Fairing Honda Verza bisa menghubungi : (Klik pada gambar)


BIKER'S HVIC - JEMBER GO TO PASIR PUTIH SITUBONDO

Pasir putih Situbondo, Jawa Timur suatu tempat rekreasi pantai yang berjarak kurang lebih 23 km disebelah barat Situbondo. Pasir Putih terkenal dengan pantainya yang landai dan berpasir putih berbagai habitat laut dan batu karang yang cantik dapat ditemukan dipantai ini. Dengan hasil laut yang berlipat, ditambah keindahan panoramanya, tempatnya yang strategis, serta budaya masyarakat yang unik menjadi daya tarik tujuan berikut Touring Anggota HVIC – JEMBER





 



 





Perjalanannya dari Jember dimana awalnya 4 personil yaitu TB, Julian,Bro Imron dan Bro Edho. Kemudian di daerah Maesan kita bertambah 1 personil yaitu Bro Sony dan di Bondowoso kita di portal sma Bro Risky untuk mampir di rumahnya, di rumah bro risky kita disuguhi banyak hidangan yang sangat menggoda perut untuk lapar dan kemudian menyantapnya.  Terima kasih Bro Risky atas hidangannya yang sangat lezat.

Setelah terasa cukup beristirahat dan perut terasa kenyang maka kami memutuskan melanjutkan perjalanan, perjalanan kali ini cukup seru dikarenakan jalan utama yang menuju Situbondo jembatannya sedang perbaikan jadi Bro Risky selaku RC (Road Captain) membawa rombongan melalui jalur alternatif yang sangat menantang adrenalin namun memberikan sensasi tersendiri karena disamping untuk menguji ketahanan suspensi HONDA VERZA kita sampai sejauh apa mesin tahan terhadap kondisi jalan apapun. Setelah sampai di kota situbondo kita disambut oleh Bro Deny yang kemudian menjadi RC untuk ke pasir putih yang menjadi tujuan awal kita. 

Setelah kita sampai di tujuan awal kita yaitu pasir putih bondowoso kita ber-7 langsung menikmati pemandangan disana yang sangat indah meskipun disesaki banyak pengunjung. Kita juga banyak mengambil gambar disana. Kira-kira kurang lebih 3 jam kita ada di pasir putih. Sekitar jam 15:30 kita meluncur ke pelabuhan kalbut untuk liat Sunset disana. Sunsetnya bagus ndak kalah sama sunset di kuta Bali. 

Setelah kita puas dan cukup banyak ambil gambar disana kita langsung pulang menuju Jember. Di perjalanan kembali kita menemui kendala dikarenakan adanya perbaikan jembatan dijalan utama Situbondo-Bondowoso dan sekali lagi akhirnya kita lewat jalan pintas yang cukup ekstrim dan menguji Ketangguhan HONDA VERZA kami yaitu melintasi jembatan lori bekas lori milik pabrik gula Prajekan. Karena hanya jembatan itu akses yang cepat dan mudah untuk ditempuh saat malam namun tidak mudah untuk dilewati karena medannya. Kurang lebih jam 7 Malam kita sampai di Alun-Alun Bondowoso dan kopdar dengan anggota Bondowoso juga. Setelah cukup puas kita menikmati malam di Bondowoso kita berpamitan dan pulang menuju Jember dengan Management Touring yang telah kita terapkan sebagaimana kebiasaan anggota HVIC saat touring sehingga disiplin berkendara dan mentaati peraturan lalu lintas. Alhamdulillah perjalanan yang singkat ini tapi berkesan dan pasti menjadi kenangan tersendiri bagi kami ber - 7 HVIC Jember - Bondowoso - Situbondo.

Dan yang menjadi inti dari perjalanan kami bahwa kami ingin membuktikan bahwa Indonesia mempunyai banyak Obyek Wisata yang gak kalah dengan Obyek wisata Luar Negeri, masih banyak Obyek Wisata Indonesia yang belum terjamah oleh pemerintah dan kami yakin jika dikelola dengan benar akan menjadi lebih menarik dan lebih menarik Turis Mancanegara untuk berkunjung

JAYALAH INDONESIAKU.....JAYALAH IBU PERTIWIKU...KAMI BANGGA KEINDAHAN WISATAMU















Rabu, 14 Agustus 2013

7 Alasan Membeli Honda Verza 150

 
Honda Verza merupakan motor laki low entry Honda pertama yang menggunakan teknologi Injeksi, Secara teknologi dan desain, rasanya hampir tidak percaya motor ini memiliki harga yang sangat terjangkau bagi anda yang tidak suka motor bebek maupun matic. Kali ini kita akan mengulas 7 alasan kenapa sih harus membeli Honda Verza 150? 

1. Harga Honda Verza 150 Terjangkau
Pernah bermimpi anda memiliki motor canggih yang sudah berteknologi injeksi dan memiliki penampilan keren? Kini mimpi itu lebih mudah tercapai karena Honda Verza memiliki kedua hal itu semua. Honda Verza dijual dengan harga yang sangat terjangkau di angka 16.050.000 Rupiah untuk velg jari-jari. Sedangkan untuk Harga Honda Verza 150 velg cast wheel dibanderol dengan harga 16.900.000,- Rupiah saja. Selisih harganya tidak jauh kan dengan motor bebek?


2. Irit BBM
Honda Verza yang memiliki teknologi injeksi ini tentunya lebih irit dibandingkan dengan motor laki yang masih menggunakan teknologi karburator. Hal ini terbukti dengan tes oleh beberapa blogger lokal yang mampu menorehkan angka diatas 50 kilometer per liter, padahal klaim pabrikan konsumsi BBM Honda Verza 150 hanya diangka 48 kilometer perliter. Irit bukan?


3. Performa Dahsyat
Honda Verza 150 ini di desain tidak hanya untuk irit-iritan saja. Namun ternyata performanya juga sangat menjanjikan dibandingkan dengan motor-motor sekelasnya. Bahkan jika dibandingkan dengan kakak kandungnya sendiri yaitu Honda Mega Pro, akselerasi motor ini jauh lebih beringas karena teknologi injeksi yang diterapkan di motor ini bekerja dengan sangat baik.


4. Styling Keren
Siapa bilang motor murah selalu identik dengan desain body yang jelek, menggunakan material kualitas nomor dua dan sebagainya. Hal tersebut tidak berlaku bagi Honda Verza 150. Desain motor ini memiliki basis yang mirip-mirip dengan Honda CB 150 R yang harganya jauh lebih mahal dibandingkan Verza. Bahkan jika disandingkan agak sulit untuk membedakannya.


5. Speedometer Digital
Honda Verza 150 sudah dilengkapi dengan Speedometer digital yang menampilkan informasi secara jelas dan mendetail. Asiknya speedometer tersebut masih mempertahankan mode jarum speedometer untuk menunjukan kecepatan. Sehingga petunjuk kecepatan lebih mudah dibaca saat berkendara.


6. Safety
Honda Verza meskipun dibanderol dengan harga terjangkau, motor ini telah dilengkapi dengan perangkat keamanan mutakhir yang tidak dimiliki kompetitornya. Sebut saja seperti back angle sensor yang otomatis mematikan mesin motor ketika terjatuh, Sprocket Chain Stopper yang mampu mencegah ban belakang terkunci ketika rantai belakang motor terputus dan tidak lupa Secure Key Shutter yang menjaga motor dari komplotan maling. Lebih aman bukan?


7. Lebih Kuat
Honda Verza dilengkapi dengan Twin Heavy Duty Suspension yang lebih kuat dibandingkan motor sekelasnya apalagi motor dengan suspensi Monoshock. Sehingga jika anda membawa bawaan yang cukup berat tidak perlu khawatir dengan kekuatan suspensi belakangnya yang kuat.


Selasa, 06 Agustus 2013

TIPS MUDIK BY BIKER





Berdasarkan pengalaman yang sudah saya lakukan, mudah – mudahan tips ini berguna bagi yang mau mudik menggunakan motor. coba dipelajari bagi yang belum berpengalaman, atau mungkin lupa dengan hal-hal ini. ochei bro..!!! welcome to the jungle.!!
Persiapan pada Motor.
  1. Service Rutin, tune up atau periksa karburator, stel klep dll.
  2. Periksa ketegangan rantai, lumasi kalau rantai kering.
  3. Perhitungkan jarak tempuh dgn Oli yg sudah digunakan. Ganti oli baru jika perlu.
  4. Periksa tekanan ban, periksa juga kembang ban. Jika sudah tipis, sebaiknya ganti dgn ban baru.
  5. Periksa Rem depan dan belakang.
  6. Periksa kelistrikan, lampu dan bel. Jangan lupa bawa lampu cadangan, terutama lampu depan dan belakang.
  7. Bawa Sekering cadangan, sekitar 3 bh, juga selotipe listrik.
  8. Bawa busi cadangan.
  9. Jika perlu bawa ban dalam cadangan + pompa
  10. Bawa lem (Power Glue ) , selain buat lem serba guna, juga buat ngelem kalau ban dalam bocor dekat pentil. Kita tidak tahu memang bocor atau karena kesalahan penambal ban.
  11. Bawa bensin cadangan dlm botol Air mineral 600ml,Jangan dipergunakan, kecuali terpaksa, karena tidak ada pom bensin terdekat. Lumayan buat spare perjalanan selama +/- 25Km
  12. Tool kit lengkap.
  13. Bawa pisau, berguna untuk motong buah atau yg lain.
  14. Bawa Senter
Persiapan Diri Pengendara
  1. Gunakan jaket yang tebal, sarung tangan, dan pelindung muka dari debu.
  2. Walau memakai helm full face, tidak ada salahnya menggunakan kaca mata hitam untuk menahan sinar matahari waktu siang.kaca mata hitam ini berguna juga untuk Kaca mata bening untuk malam hari. Tambahan kaca mata ini tujuannya untuk menghalangi debu yang masuk melalui bagian bawah helm.
  3. Usahakan leher selalu tertutup kain, tujuannya untuk menghindari masuk angin.
  4. Bawa minyak gosok atau kayuputih yang hangat jika digosok ke kulit. bukan balsem dan sejenisnya yg kalau digosok ke kulit berkesan dingin.
  5. Air Putih dlm botol 1.5 L secukupnya, untuk minum dan cuci muka.
  6. Air minum hangat kopi,the dll dianjurkan air jahe.
  7. Minuman energi botol kecil, berguna untuk menahan kantuk sementara.Jika ngantuk berat, jangan paksakan jalan, tapi harus istirahat ditempat yg aman.
  8. Jangan lupa bawa jas hujan, dianjurkan yg model jaket + celana. Dua buah utk pengendara + boncenger.
  9. Bawa tikar kain, atau alas tidur yg gampang dilipat.
  10. Istirahat sambil shalat di Masjid.
Tips Lain Lain
  1. Jangan targetkan akan tiba di tempat tujuan jam berapa. Boleh secepat mungkin,tapi juga seaman dan selalu konsentrasi penuh.Kalau badan Fresh silahkan jalan terus, kalau ngantuk dan lelah dan mesti istirahat ya harus istirahat, jangan paksakan tubuh .
  2. Sebailknya sebelum berangkat tidur dahulu, agar badan lebih Fit
  3. Persiapkan segala sesuatu agar tidak ada yg tertinggal
  4. Usahakan waktu berangkat setelah doa dan shalat, misalnya setelah subuh atau setelah Isya.
  5. Jaga jarak dan ikuti kecepatan sesuai arus yg ada.
  6. Siapkan Peta untuk mengetahui jalan alternative.
  7. Jika ngantuk ringan, sedikit gerak badan atau senam akan membuat badan lebih segar.namun jika ngantuk berat jangan paksakan perjalanan
Selamat Mudik, bersilatulrahmi bersama kerabat dan keluarga.
Selamat sampai tujuan hingga kembali.
Selamat Idul Fitri Mohon maaf lahir batin

MENJADI BIKER SEJATI





Mari kita tetapkan hati menjadi biker sejati. Biker sejati bukan hanya bisa mengucapkan kata Brotherhood saja, tapi menjalani istilah tersebut dalam kesehariannya di jalanan ketika mengendarai sebuah motor. Tidak menganggap bahwa aspal hitam itu tanah nenek moyangnya sehingga seenak hati tarik gas saja. Mau ngebut di jalan raya silahkan cuma lihat dulu kondisi dan situasinya bagaimana.

Di jalan raya memang perlu pendewasaan, enggak arogan, enggak melihat merk dan jenis motornya , enggak melihat bendera clubnya, tidak sombong dan selalu rendah hati. Menjadi biker sejati memang tidak semudah merangkai kata menjadi kalimat sehingga akhirnya menjadi sebuah artikel. Paling tidak tanamkan di dalam hati bahwa kita akan menjadi biker sejati.

Sabtu, 03 Agustus 2013

RUMUS DAN TATA CARA TOURING MOTOR

 
 
 
Touring menggunakan sepeda motor secara bersama-sama merupakan salah satu kegiatan para bikers. Kegiatan berkendara menuju tempat yang jauh. 
Untuk lebih menyatukan komando, maka perlu digunakan aturan atau tata tertib dalam berkendara berjamaah atau touring konvoi. Penggunaan aturan baik itu kode-kode serta tata cara dalam berkonvoi perlu dipahami oleh para bikers. Agar perjalanan dapat berjalan lancar dan tiba dengan selamat.

Berikut ini sedikit pengetahuan tentang Rumus dan Tata Cara Touring yang saya ambil dari fanpage Divisi Humas Mabes Polri.

Hand Code (Kode Tangan)
  • Gunakan hanya tangan kiri
  • Acungan jempol ke atas = konfirmasi tanda siap berangkat; atau salam brotherhood
  • Satu jari = bentuk barisan konvoi menjadi satu kolom
  • Dua jari = bentuk barisan konvoi menjadi dua kolom
  • Lima jari = konvoi bubar untuk kembali bergabung setelah melewati rintangan (macet)
  • Jari mengepal = siap-siap berhenti (hanya untuk stop point)
  • Menunjuk arah = siap-siap berbelok ke arah yang ditunjuk
Foot Kode (Kode Kaki)
  • Turunkan kaki kiri = menunjukan adanya lubang di sebelah kiri
  • Turunkan kaki kanan = menunjukan adanya lubang di sebelah kanan
  • Turunkan kedua kali = menunjukan jalanan rusak, bergelombang, marka melintang, rel kereta api
Horn Code (Kode Klakson)
  • Bunyi panjang = konfirmasi siap berangkat (hanya sweeper); tanda klotur putus (hanya sweeper); tanda konvoi sudah kembali komplit setelah terputus (hanya sweeper)
  • Bunyi berulang sering = permintaan emergency stop
  • Bunyi pendek dua kali = salam brotherhood
Aturan Dasar
  • Motor dalam keadaan baik secara keseluruhan
  • Mental dan fisik biker maupun boncenger dalam keadaan fit secara keseluruhan
  • Patuhi semua standar SAFETY RIDER
  • Datang tepat waktu baik di start point ataupun di meeting point
  • Masuk dalam klotur (kelompok touring) yang telah ditentukan.
Tata Cara Pemberangkatan
Berlaku untuk setiap pemberangkatan baik dari start point dan setiap stop point (check point, emergency stop, dll) yang ditentukan oleh RC (road captain)
  • RC memberikan tanda siap berangkat dengan menghidupkan mesin motornya danemposisikan motornya sebagai RC (terdepan)
  • Peserta mengikuti dengan membentuk barisan 1 (satu) kolom dan ditutup oleh Sp (sweeper)
  • RC memberikan tanda akhir siap berangkat (lihat hand code) diikuti oleh peserta yang sudah siap
  • Sp memberikan tanda konfirmasi siap berangkat kepada RC (lihat horn code).
Tata Cara Konvoi
  • Dibagi dalam beberapa klotur dengan maksimum peserta 10 motor per klotur
  • Tidak membentuk garis lurus dengan motor didepannya
  • Posisikan motor lebih ke kanan atau ke kiri terhadap motor didepan untuk memberikan jarak menghindar bila terjadi pengereman mendadak
  • Atur jarak aman sesuai kecepatan
  • Pastikan kecepatan tidak melebihi 60 kpj
  • Tidak melanggar lampu merah
  • Teruskan pesan hand code (kode tangan) dan foot code (kode kaki) kepada peserta dibelakang
  • Nyalakan lampu penerang jalan (lampu dekat)
  • Hidupkan lampu hazard (opsional)
  • Tidak menggunakan lampu strobo ataupun flip-flop
  • Tidak menggunakan sirine ataupun pengeras suara
  • Tidak membunyikan klakson terhadap hal yang tidak perlu atau sudah diwakili oleh RC
  • Tidak saling mendahului
  • Pendengaran tetap dominan terhadap kondisi sekitar
  • Usahakan selalu dan tetap tenang
  • Tidak meninggalkan peserta yang mengalami masalah (troble) dijalan
Tata Cara di Lampu Lalu Lintas (Lalin) atau di Persimpangan
  • RC mengurangi kecepatan terutama saat lampu menyala kuning untuk menghindari putusnya konvoi
  • Tetap dalam konvoi kecuali ditentukan lain oleh RC
  • Tidak menerobos lampu merah sekalipun konvoi harus terputus
Tata Cara Konvoi Terputus
  • Sp memberikan pesan horn code (kode klakson)
  • RC mengurangi kecepatan
  • Setelah bebas dari hambatan, peserta yang terputus bersama Sp
  • mengejar konvoi dalam kecepatan aman max. 80 kpj
  • Setelah semua bergabung kembali Sp kembali memberikan horn code
Tata Cara Menghalau Penyusup
  • Maksimalkan jarak motor dengan motor didepannya sesuai kecepatan
  • Berikan tanda dan berikan jalan untuk mendahului kepada calon dan penyusup
  • Sp berusaha mengeluarkan penyusup dengan cara-cara yang baik
Tata Cara Peserta Mengalami Masalah
  • Peserta berikan tanda darurat mohon berhenti jika memungkinkan
  • RC memberhentikan konvoi
  • Sp advice RC bila tidak mengetahui
  • Sp atau salah satu peserta memberi tanda kepada klotur berikut
  • Tidak meninggalkan peserta dijalan dalam situasi apapun
  • Tidak meninggalkan peserta sendirian atau lebih baik lagi pending klotur
Bila terjadi kecelakaan minor injured :
  1. Sp memberikan tanda kepada klotur berikutnya untuk tidak berhenti
  2. Korban dirawat sementara
  3. Bawa korban ke balai pengobatan terdekat bila perlu
Bila terjadi kecelakaan major injured :
  1. Parkir semua motor di lokasi aman (ditunggui salah satu peserta bila perlu)
  2. Semua peserta mengamankan TKP dan atur lalin
  3. Sp memberikan tanda kepada klotur berikutnya
  4. Evakuasi dipimpin langsung oleh RC
  5. RC broadcast berita dan
  6. Wajib stop touring
Bila terjadi mogok :
  1. Klotur emergency stop
  2. RC cari bengkel terdekat bila tidak bisa ditangani peserta
  3. Antar dan kawal motor ke bengkel terdekat.

 Copy dari : http://www.rider-system.net